BI Balikpapan Launching Program Sekolah Peduli Rupiah (SPR)

Balikpapan, Idola 96,2 FM – Pasca kesuksesan Sekolah Peduli Inflasi, Bank Indonesia Balikpapan kembali menggandeng Dinas Pendidikan Kota Balikpapan untuk menjalankan program dan campaign cinta Rupiah dengan melibatkan siswa siswi level menengah pertama dalam program Sekolah Peduli Rupiah (SPR). Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Suharman Tabrani saat launching program edukasi edukasi bagi siswa dengan taqline Sekolah Peduli Rupiah (SPR) tahun 2018, Sabtu (10/11/2018).

Program Sekolah Peduli Rupiah merupakan paket lengkap edukasi atau literasi uang rupiah yang terdiri atas pengenalan ciri-ciri keaslian uang rupiah, kampanye cinta rupiah, serta dasar hukum mata uang. Program Sekolah Peduli Rupiah terdiri dari sejumlah lomba yaitu Pemilihan Duta Rupiah, Kompetisi Cerdas Cermat, Lomba yel-yel Kampanye Cinta Rupiah, serta lomba foto cinta rupiah.

Dalam sambutannya Suharman menjelaskan , program bertujuan untuk mencetak duta rupiah secara massive dan berkelanjutan. Program Sekolah Peduli Rupiah ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman anak sekolah mengenai Tugas Pokok Bank Indonesia, serta membangun kesadaran Cinta Rupiah yang pada gilirannya akan menjadi agen perubahan untuk lingkungan sekitarnya.

“Fokus SPR adalah edukasi atau literasi uang rupiah,” jelasnya.

Di tempat yang sama , Walikota Balikpapan Rizal Efendi mengungkapkan pentingnya siswa-siswi untuk menngenal dan mencintai uang rupiah. Selain itu, apresiasi juga disampaikan kepada Bank Indonesia yang selalu menginisiasi berbagai program untuk kalangan pendidikan terutama SMP maupun SMA di Kota Balikpapan. Launching SPR ditandai dengan penyematan pin SPR kepada perwakilan siswa dan siswi oleh Walikota Balikpapan dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, serta penandatanganan komitmen partisipasi sekolah dalam kegiatan SPR. Bank Indonesia juga memberikan bantuan sosial kepada 30 sekolah yang berpartisipasi dalam rangka edukasi dan campaign cinta rupiah yang diserahkan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan.

Para peserta kegiatan juga diberikan edukasi menyeluruh mengenai kebanksentralan yaitu tugas, fungsi dan peran Bank Indonesia yang disampaikan oleh Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi, Thomy Andryas. Selain itu, Tim Kasir Bank Indonesia turut mensosialisasikan mengenai perkembangan uang rupiah dan ciri-ciri keaslian uang rupiah. Antusiasme peserta terutama para siswa/i tercermin dari berbagai pertanyaan yang dilontarkan serta partisipasi aktif dari berbagai quiz yang diberikan oleh para narasumber.

Bank Indonesia mengharapkan Program Sekolah Peduli Rupiah mampu meningkatkan pemahaman anak sekolah mengenai Tugas Pokok Bank Indonesia, serta membangun kesadaran Cinta Rupiah yang pada gilirannya akan menjadi agen perubahan untuk lingkungan sekitarnya. (daus)