Balikpapan, Idola 96.2 FM – Bank Indonesia (BI) membantu petani dalam pengembangan budidaya cabai rawit di Kota Balikpapan, Kaltim. Pemberikan bantuan 1 (satu) unit screen house pada Kelompok Tani KRPL Sehat Sejahtera di Kelurahan Manggar Baru, Balikpapan Timur, Jum’at (14/09/2018). ” Kami memberikan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) berupa “screen house” imerupakan bagian dari upaya kita yang berkelanjutan untuk pengendalian inflasi khususnya untuk tanaman cabai di Balikpapan,” kata Kepala KPw Bank Indonesia Balikpapan Suharman Tabrani.

Suharman Tabrani menjelaskan setelah sukses dengan Sekolah Peduli Inflasi, pengembangan budidaya Cabai di Kota Balikpapan masih berlanjut. Kali ini pengembangan cabai fokus kepada peningkatan kapasitas produksi di luar musim tanam. “ Seperti kita ketahui bahwa Balikpapan selama beberapa tahun terakhir, cabai selalu menjadi salah satu sumber inflasi. Jadi memang ini bagian dari upaya BI untuk mengendalikan inflasi melalui komoditas cabai dan agar bekelanjutan harus selalu dikoordinasikan dengan berbagai pihak khususnya pemerintah kota dan kelompok tani terutama petani cabai “ terangnya.

Tabrani menambahkan beberapa hal terkait dengan budidaya cabai di luar musim tanam diantaranya adalah pemilihan varietas bibit yang tepat, pengolahan media tanam, pemeliharaan dan penanggulangan penyakit, pemanfaatan infrastruktur screen house dan rekayasa iklim dalam budidaya, serta meningkatkan hasil panen.

Dikatakannya pemberian bantuan screen house dilatarbelakangi oleh kendala produksi yang dihadapi kelompok sebagai dampak anomali cuaca dengan curah hujan tinggi di Kota Balikpapan, padahal potensi cabai dan tanaman holtikultura dinilai bagus untuk dikembangkan di Kota Balikpapan terutama mengingat kebutuhan cabai yang tinggi serta merupakan salah satu komoditas inflasi daerah yang menjadi concern Bank Indonesia. Selain itu, pembangunan screen house ini dapat dimanfaatkan juga untuk sarana belajar (pusat edukasi dan pelatihan) dan pusat pembibitan budidaya cabai dan tanaman holtikultura sehat.

Harapannya, dengan keberadaan screen house ini mampu mendukung peningkatan produksi cabai di Kota Balikpapan sekaligus opsi edukasi agrobisnis budidaya cabai sehingga dapat mendorong kesejahteraan petani lokal. “ Apa yang kita bangun dengan baik agar bisa dijaga dan dipelihara dengan baik supaya benar benar optimal dan memberi manfaat “ tukas Suharman Tabrani.

Ditambahkannya Bank Indonesia senantiasa berkomitmen melakukan pengembangan klaster cabai yang akan diarahkan pada peningkatan budidaya, peningkatan kelembagaan ekonomi petani, dan perluasan akses pasar. (daus)